bidadari-bidadari surga..


Jadi, ceritanya saya abis nonton film kedua yang diadaptasi dari novel bikinan Om Tere Liye. Novel yang menjadi inspirasi film berjudul Bidadari-bidadari Surga ini sih sekarang sudah mulai jarang ditemukan di toko buku, saking lakunya kali ya? Tapi saya belum baca novelnya sih. Entah kenapa, mood baca saya lagi nggak mengarah ke novel-novel berjudul kayak gitu. Saya lagi bosen dengan novel bergenre motivasi Islami – soalnya menurut saya ceritanya semakin tipikal. Begitu juga film yang pertama, Hafalan Shalat Delisha, saya nggak baca bukunya dan langsung nonton filmnya. Tapi ternyata, pesan tersirat dari film-film itu malah bikin saya nangis di dalam bioskop. Meski saya lagi pake softlens, eh akhirnya kepaksa nangis juga saking nggak kuatnya nahan air mata. Hihihi 😛

Film ini menceritakan tentang perjuangan Laisa, seorang kakak dengan keterbatasan fisiknya untuk membantu Ibunya menyekolahkan adik-adiknya. Yang paling saya suka dari film ini, sejak awal hingga akhir cerita mata saya terpuaskan dengan menyaksikan makhluk ciptaan Allah yang ganteng-ganteng! Ada Nino Fernandez, Rizky Hanggono, Rizky Julio. Uuuw! :3 Konflik dalam ceritanya sangat realistis dan menyentil. Yah, saya rasa itu adalah kelebihan dari cerita-cerita yang ditulis Om Darwis Tere Liye.

Dalam film itu, dikisahkan keluarganya sangat harmonis dan hangat. Sang adik laki-laki yang bernama Dalimunte diperankan Nino Fernandez dan Rizky Julio (Dalimunte versi anak-anak), menjadi sosok yang cerdas dan sangat pengertian. Selama film diputar saya cuma bisa berandai-andai: andaikan adik saya pengertiannya kayak gitu! 😐 Keharmonisan keluarganya bikin jealous banget lah pokoknya. Ya, secara keluarga saya nggak sehangat itu. Adik saya yang paling bisa diajak gila-gilaan bareng dan paling bisa klop sama saya ya cuma si bungsu. Keluarga saya cenderung cuek, tapi seiring dengan berjalannya waktu sekarang alhamdulillah keluarga saya mulai berangsur-angsur menghangat. 😀

Saya baru nyambung maksud dari judul film ini yaa setelah nonton filmnya sampai tamat. Jadi, bidadari-bidadari surga yang dimaksud dalam cerita ini adalah perempuan yang selama hidupnya di dunia ternyata dia tidak menikah karena tidak menemukan jodohnya, maka selama dia menjadi orang yang baik di dunia, maka dia akan menjadi bidadari surga di akhirat kelak. Wallahualam.

Ceritanya, ah rugi deh kalo nggak dilihat sendiri! Rugi kalo nggak ngerasain nangis sendiri! 😛 Cerita ini bakalan paling bisa menyentil anak sulung ataupun anak non-sulung yang memiliki hubungan kurang harmonis dengan kakaknya. Cuma siap-siap ilfeel aja kalo ngeliat video effect yang ‘nggak banget’ di film ini (well, video effect di Hafalan Shalat Delisha sih level-bikin-ilfeel-nya belum ada yang bisa ngalahin). 😛

Allah, saya pengen punya keluarga harmonis kayak gitu, pleaaaase! ><

Advertisements

11 comments

  1. anangdarmawan · · Reply

    Sip.. Ini film baru apa film lama ya? Di bioskop?

  2. anangdarmawan · · Reply

    Nice review.. Ini film lama ato baru? Di bioskop kah?

    1. iya di bioskop mas. baru aja tayang di bioskop minggu lalu..

  3. anangdarmawan · · Reply

    Okelah kalo begitu.. Overall tulisan2nya bagus.. Ga cuma yang ini aja.. Terus berkarya.. Hehehe..

    Anyway.. Lama tak jumpa tau2 udah di jakarta.. Semoga sukses ya dek.. Dan segera menemukan jodohnya.. Barakallah.. 🙂

    1. eh belum mas, saya belum di jakarta. kemarin masih interview akhir aja. yaa, semoga bisa kesana juga. aamiin.. hehe
      jazakallah khair :mrgreen:

  4. anangdarmawan · · Reply

    Oo.. Gitu.. Sukses lah.. Moga2 lancar.. Selama di jakarta tinggal sama siapa? Perusahaan apa dek?

    1. di astra mas, aamiin.. jazakallah 😀
      kemarin sih tinggal di tempat om. di jakarta kan banyak saudaraku :mrgreen:

      1. anangdarmawan · ·

        Waaaah.. Kompetitor donk.. Wkwkwk.. Astra apa? Udah interview user?

      2. yakali, kompetitor. -_- hahaha
        ya kemarin yg ke jakarta itu buat interview user sih di astra international.. 😀

      3. anangdarmawan · ·

        Ya gmana ga kompetitor.. Namanya astra internasional kalo ngga ke toyota ya ke daihatsu.. Kompetitor nissan lah..
        Hehehe..
        Smoga lulus interview usernya.. 😀

      4. aamiin.. makasih mas :mrgreen:
        jazakallah khair.. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: