semester akhir kuliah: skripsi, dorama, kuliner, dan berat badan..


Well, yak. Tahun ini adalah tahun terakhir saya menempuh pendidikan strata satu *AMIN*. :mrgreen: Semester tujuh sudah berlalu dengan damai, begitu pula semester delapan yang makin mendekati deadline. 138 sks dari 144 sks mata kuliah sudah ditempuh dengan nilai rata-rata 3,anu dari range maksimal 4. Semester akhir ini, saya tidak mengambil mata kuliah lain selain 6 sks syarat utama kelulusan mahasiswa pendidikan strata satu.

Judul skripsi? Ada. Tapi waktu dikonsultasikan dengan dosen pembimbing, jadinya keliatan banget kalo judul saya terlalu idealis – dan entah bisa dikerjakan atau tidak 😐. Saya sih sudah memulai konsultasi dengan dosen pembimbing sejak liburan semester tujuh.  Namun, kemudian berbuntut galau sendiri dengan judul yang saya punya. HA-HA-HA. Pathetic! Sekian bulan berlalu hanya untuk proses move on – well, actually saya bukan orang yang mudah move on bahkan dari judul skripsi – sampai akhirnya mendapatkan wangsit dari langit *opoae* tentang suatu judul yang kemudian dimodifikasi dengan ‘kejam’ oleh dosen pembimbing untuk menjadi judul skripsi yang saya sekarang. Selain itu, salah satu faktor yang membuat saya kehilangan semangat buru-buru menyelesaikan skripsi adalah birokrasi kampus yang sedang hectic mempersiapkan fakultas khususnya program studi saya dengan sistem baru. Teman saya yang memperjuangkan skripsinya jauh lebih awal dari saya saja masih berkutat dengan segala hal itu, jadi pupuslah sudah target saya untuk bisa lulus sebelum bulan Mei 2012. Kenapa? Karena bulan Mei itu adalah batas pendaftaran beasiswa double degree program Pasca Sarjana Manajemen Informatika Jurusan Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. 😦   Ditambah lagi tanggungan praktikum yang dulu tertunda akibat perubahan kurikulum 😐 Target saya hilang, jadilah kegiatan procrastinating saya makin menjadi-jadi. Jadi ya, skripsi itu, tidak akan buru-buru dikerjakan jika belum mendekati deadline (yah, meskipun tugas-tugas kuliah juga bernasib demikian sih. hihihi 😛). I am a good procrastinator and a well-played deadliner (insyaaLlah *eh). HA-HA-HA. 😆

Jadi, selama ‘move on’ dari judul lama saya, yang saya lakukan adalah nonton dorama striping seharian dan wisata kuliner. Jarang ke kampus, karena yaah, saya sudah tidak punya alasan untuk datang ke kampus setiap hari dan selain itu saya juga main kucing-kucingan sama dosen pembimbing *eh. Iya, bahkan sang bapak dosen pembimbing sampai komentar: “kamu kemana aja kok lama sekali baru muncul?” (Ups! Checkmate, Sir!) 😐 Oke, balik ke inti paragraf. Kerjaan saya tiap hari adalah nonton dorama, jika saya kelaparan maka saya akan memasak, mencoba resep yang diperoleh ketika surfing iseng di blog-blog resep, atau merandom dengan wisata kuliner. Beruntung kota Malang sekarang mulai menjadi kota yang keren dengan tujuan penjajahan kuliner yang beragam mulai dari masakan Indonesia, ketimuran, bahkan kebarat-baratan. Dari sekian destinasi kuliner yang ada, favorit saya adalah bistro pasta The Sister yang dulu bertempat di Jalan Lawu depan SMP Negeri 1 Malang (tapi sekarang restorannya sudah pindah entah kemana 😦 ) dan Niki Kopitiam Resto di Jalan Bondowoso dengan menu dimsumnya yang ciamik! :mrgreen:

dimsumnya niki kopitiam

Yak, sudah barang tentu kegiatan berkuliner ria dan bermalas-malasan ini akan membikin berat badan naik, yang cenderung menjadi momok buat perempuan. Sebenarnya saya sih, merasa cukup dengan berat badan yang konstan berkisar pada 45-46kg saja. Tapi, ibu negara adalah contoh figur yang berobsesi kurus di masa mudanya. 😐 Beliau sangat mewanti-wanti anak-anaknya agar tidak menjadi gendut. Saya diberi standar berat badan 43kg which is jika dihitung berdasarkan indeks massa tubuh maka badan saya tergolong kategori mild thinness. Adik saya, yang notabene jauh lebih tinggi daripada saya, sekitar 170cm lebih, dengan berat badan 65kg juga dituntut untuk menurunkan berat badannya hingga 60kg saja. Daaaaan, ultimatum ini pun berakibat larangan untuk saya memasak ‘menu aneh-aneh’, demi kestabilan berat badan :|. Akhirnya saya membatasi makan cukup sehari maksimal dua kali 😐 dan tidak pernah makan malam :|. Pengorbanan ini akhirnya membuahkan hasil berat badan saya menjadi 40-42kg saja (tapi kayaknya sih sekarang naik lagi :|).

Orang-orang bilang, semester akhir itu akan membuat berat badan naik drastis. Well, saya kebalikannya sih sekarang. Berat badan saya malah turun selain karena saya memang menyengaja diet ditambah juga sering sakit karena stress! Hahahahaha. Serius! 😛 Tiga bulan yang lalu saya mengalami sakit kepala hebat selama dua minggu berturut-turut, ketika di cek tekanan darah saya normal, dan ketika saya check up ke dokter, dokter juga tidak berhasil mendiagnosa apa penyakit saya. Hingga akhirnya muncul percakapan berikut:

Dokter: Tekanan darahnya normal kok, mbak. Sakit kepalanya di sebelah mana?
Saya: Di bagian pelipis dok. Apa mungkin sinus?
Dokter: Kalo sinus itu sakitnya di pangkal hidung dekat mata, mbak. Mbaknya sudah cek barangkali minusnya nambah? Terakhir kali ganti kacamata kapan?
Saya: Minusnya nggak nambah kok, kacamatanya juga baru ganti enam bulan yang lalu.
Dokter: Mbaknya kebanyakan pikiran kali. Mikir apa sih, mbak? Mikir negara?
Saya: (ketawa kecil) Hehe. Enggak lah. Mikirin skripsi kayaknya.
Dokter: Oalah. Yaa itu. Skripsi itu emang bisa bikin penyakit yang aneh-aneh. (dokternya ketawa ngakak :|) Ya udah, ini saya kasih vitamin aja.
Saya: …… *Langsung berasa di-troll sama si Ibu Dokter :|*

Huff. Semester delapan akan berakhir sebentar lagi sementara skripsi belum juga selesai (kemudian galau). Dorama dan segala macam serial juga sudah habis, sudah tidak ada alasan untuk menunda skripsi lagi. 😐 Masa daftar ulang juga semakin dekat, dan itu artinya harus bayar SPP! 😐 Semoga skripsi saya bisa segera selesai agar saya bisa melanjutkan kehidupan dan mimpi-mimpi saya selanjutnya. AMIN! :mrgreen:

Advertisements

2 comments

  1. aamiin… 🙂

  2. abiz ini segera meluncur ke TKP mbak fifi, hahahaha……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: