aku takut merindukanmu..


Cinta adalah sesuatu yang berkaitan dengan dialog antara dua hati dan terjadi suatu hubungan timbal balik sehingga memunculkan suatu tanggung jawab antara keduanya.

Aku tak tahu, apakah perasaan yang kita rasakan ini benar cinta.

Jika ini benar cinta, perasaan ini juga disertai dengan getaran-getaran mesra dimana aku merasa hampa ketika lama tak bertemu denganmu.

Orang bilang ini rindu..

Dan aku mencari tahu, bagaimana sejatinya rindu itu.

Ternyata rindu adalah suatu bentuk perasaan yang memunculkan pemikiran yang posesif bahkan destruktif ketika aku lama tak berjumpa denganmu.

Rindu adalah tanda cinta, begitu pula kata orang.

Dan itu yang membuatku bertanya-tanya, apakah benar ini karena aku cinta?

Namun belum ada suatu bentuk kepastian dari perasaan itu untuk kita.

Perasaan yang ada untuk kita masih semu.

Belumlah pantas dikatakan sebagai cinta yang sejati, karena cinta sejati adalah cinta yang telah dikukuhkan oleh suatu ikatan pernikahan yang suci..

Lalu bagaimana dengan perasaan tak nyaman yang muncul ketika kita lama tak berjumpa?

 

Aku takut merindukanmu..

Aku takut karena perasaan yang mendasari itu masihlah semu.

Aku takut jika rindu itu karena perasaan cintaku yang berlebihan kepadamu bahkan melebihi cintaku pada Sang Maha Cinta.

Aku takut jika perasaan itu muncul akibat kelalaianku dalam menjaga pandanganku.

Aku takut bila perasaan itu muncul karena aku telah meremehkan kewajiban ibadah sebagai bukti cintaku terhadap Allah.

Sungguh aku takut bila aku merindukanmu..

 

Maka tunduklah aku pada sujudku.

Bersimpuh luluh diatas sajadahku.

Mungkin ibadahku pada Allah masih belum cukup membuktikan kecintaan dan kepasrahanku padaNya.

Mungkin aku masih tak cukup mampu menjaga pandanganku terhadap keindahan duniawi di luar sana.

Mungkin aku masih berharap akan sesuatu yang masih semu di antara kita.

 

Kekasihku, izinkan aku untuk tak merindukanmu dulu..

Izinkan aku merindukan sujudku pada Sang Maha Cinta terlebih dulu, mungkin tak akan lama.

Saat aku bersimpuh dalam doaku nanti, akan ku selipkan namamu.

Akan ku mohonkan agar Allah Sang Maha Cinta segera memberikan lisensi rindu untuk kita berdua.

 

Kekasihku, jangan rindukan aku juga..

Jika tanpa sengaja bayanganku muncul di benakmu dan mengusik isi jiwamu disana, sampaikanlah saja rindu itu pada Sang Maha Cinta.

InsyaAllah kerinduanmu akan tersampaikan padaku kelak.

 

Kekasihku, mari kita pasrahkan cinta dan rindu kita yang belum terkukuhkan dalam kesejatian ini kepada Sang Maha Cinta.

Tuliskan saja dalam lembaran hati, bahwa aku merindukanmu.

Sertakan pula beberapa bait doa, agar Allah segera mengukuhkan cinta kita ini dalam ikatan suci pernikahan sehingga kita tak perlu sembunyi-sembunyi menyatakan ini lagi..

 

Kekasihku tersayang, sungguh saya sangat ingin dapat mencintaimu karena Allah..

InsyaAllah.. ^^

 

Dari istana kegalauanku, 21 Oktober 2010 pukul 22.10 pm..

Advertisements

6 comments

  1. Subhanallah, fifi begitu indah kata2mu sungguh beruntuh orang yg kamu maksud

    *gwe terharu* hiks

    1. terimakasih.. ^^
      sudah seharusnya kita ‘mempertanyakan’ rasa rindu kita ke seseorang yg spesial di hati kita kan.. 🙂
      semoga saja perasaan ini benar fitrah adanya dan segera disejatikan keberadaannya.. amiiiiiiin ^^

  2. fi, fi *colek colek*
    jadi lisensinya kapan sahnya?

    1. hahahaha..
      ntar kalo sudah ijab qabul. *eh? :p

  3. Ass..
    Boleh ikut gabung??
    Artikelnya bagus banget, ,
    aku juga sedang merindukan seseorang, bedanya sama kamu, aku gak tau orang yang kurindukan itu dimana cz udah lama gak ketemu dan gak pernah berkomunikasi. Semoga Allah menyampaikan rinduku ini padanya..

    1. wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.. ^^
      terimakasih.. hehe
      waah.. semoga rindunya dapat tersampaikan, jangan lupa doakan dia dan bacakan al-fatihah setiap kali mengingat dia..
      insyaAllah, biar rindunya gak jadi sesuatu yang tidak selayaknya dan tetap berada pada batas-batas fitrah manusia.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: